-->

Jembatan Penghubung Antar Kecamatan Rusak Parah, Warga Minta Perhatian Pemkab Lebak


NNKRITERKINI.COM, LEBAK - Jembatan gantung sebagai jalur penghubung antara Desa Kadurahayu, Kecamatan Bojongmanik dengan Desa Badur Kecamatan Cirinten, Kabupaten Lebak, Banten, kondisinya rusak parah.

Kondisi kerusakan jembatan yang memiliki volume panjang belasan meter itu sudah berlangsung lama, dan kini nyaris tidak bisa dilalui kendaraan roda dua warga kedua desa tersebut.

Warga Desa Kadarahayu berharap kepada Pemkab Lebak agar dapat memperhatikan kondisi kerusakan jembatan penghubung itu. Karena jembatan ini sangat dibutuhkan oleh warga.

"Kondisi kontruksi kayu lantai jembatan sudah sangat lapuk, besi penyangganya juga sudah berkarat dan retak, bahkan di kepala jembatan juga sudah berlobang," kata Kepala Desa Kadurahayu, Asma Sutisna, dalam Keterangannya, Senin (1/2/2021).

Asma menjelaskan jembatan tersebut termasuk salah satu akses yang memenuhi kebutuhan perekonomian masyarakat, bahkan akses pendidikan melewati jembatan tersebut.

"Terkait kerusakan jembatan ini, kita sudah pernah melaporkan ke pemerintah Lebak melalui Dinas PUPR pada tahun 2018. Akan tetapi, hingga memasuki awal tahun 2021 belum juga ada realisasinya.

Padahal, kata Asma, kondisi jembatan lintas Kecamatan tersebut sudah sangat kritis, dan tidak tertutup kemungkinan dalam waktu dekat ini akan ambruk.

"Harapan kita, semoga jembatan yang rusak ini menjadi salah satu skala Perioritas pembangunan Pemkab Lebak ditahun 2021," harapnya.

Terpisah, Kepala Bidang Pemeliharaan Jalan dan Jembatan, Dinas PUPR Kabupaten Lebak, Hamdan Soleh saat di konfirmasi mengatakan, bahwa dirinya sudah mendapat kabar dari kepala desa Kadurahayu.


"Jaro (Kepala Desa red) sudah ngasih kabar ke saya," kata Hamdan singkat melalui pesan aplikasi WhatsApp. (ds)

Baca Juga

Banten|Infrastruktur|
View Comments

Komentar

Berita Menarik Lainnya


NKRITERKINI.COM - NETWORK

Support by: NKRI Terkini

Ikuti Berita Terbaru