NKRITERKINI.COM , SUBULUSSALAM - Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Subulussalam (GMS) kembali melakukan unjuk rasa ke...
NKRITERKINI.COM, SUBULUSSALAM - Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Subulussalam (GMS) kembali melakukan unjuk rasa ke Kantor Walikota Subulussalam, Senin (23/11/2020).
Kali ini ada dua agenda dalam menyampaikan orasinya, transfaransi tentang anggaran penanganan Covid-19 dan proses pelelangan jabatan dilingkup pemerintahan Kota Subulussalam.
Hasbi Bancin salah satu koordinator akasi mengatakan dengan tegas dalam orasinya, agar pemerintah Kota Subulussam terbuka mengenai penyerapan anggaran penanganan Covid-19 di kota subulussam.
"Kami dari gerakan mahasiswa Subulusslam (GMS) yang ingin menyampaikan aspirasi masyarakat kepada Walikota Subulussalam agar terbuka tentang berapa anggaran covid-19 yang sudah diserap," sebutnya.
Kita tau, lanjut Hasbi, bahwasannya anggaran Covid-19 di Pemko Subulussalam itu juga ada dari Provinsi .
"Sementara mengenai anggarannya berapa yang sudah digunakan masyarakat Subulussalam tidak tau menau berapa dan kemana Anggaran Covid-19 selama ini telah dikeluarkan pemerintah, hal ini harus diperjelas oleh pemerintah kota Subulussalam agar masyarakat tidak bingung dan merasa curiga, "tuturnya.
Dengan ini, pihaknya meminta Walikota Subulussalam agar terbuka kepada publik berapa sebenarnya dana yang sudah di serap untu Penanganan Covid-19.
Kemudian kata dia, selain dari pada transfaransi mengenai anggaran penanganan Covid-19, pihaknya juga meminta agar proses lelang jabatan untuk mengutamakan putra daerah .
"Kami juga meminta agar proses lelang jabatan disejumlah SKPK dilingkup pemerintah kota Subulussalam agar lebih terbuka dan mengutamakan putra/putri daerah Kota Subulussalam," umbuhnya. (Mukaribin Pohan)

